Selasa, 27 Oktober 2020

Tahap Membangun Pondasi Karakter Hexagonia Pekan 1

Dalam sebuah kelompok diperlukan kerjasama untuk mencapai tujuan. Masing-masing anggota harus saling mengisi untuk mewujudkan apa yang di cita-citakan.

Tujuan harus ditentukan, project passion apa yang akan di buat. Anggota kelompok harus saling mendukung agar project passion dapat berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan. 

Karakter anggota kelompok akan sangat mempengaruhi kinerja. Bahkan ada karakter yang bisa membuat kelompok menjadi bubar, apabila ada salah satu orang saja yang tidak mendukung, tidak kompak, tidak mau menerima masukan dari orang lain maka project bisa saja menjadi gagal.

Ada pula karakter yang membuat project passion menjadi lambat, bila anggota-anggota dari kelompok tersebut tidak peduli terhadap apa yang telah disepakati, hanya mementingkan kepentingan sendiri, tidak berpartisipasi aktif, project passion akan berjalan kurang maximal.

Kami dari Co Housing Gabungan 9, masing-masing mempunyai karakter kinerja yang menjadi booster akan terwujudnya project passion kami yaitu: DILIGENCE, FOCUS, OPEN MIND, DISCIPLINE, COOPERATIVE, CONSISTENT DAN COMMUNICATIVE. Semoga kami konsisten dengan karakter kami masing-masing, hingga terwujud project passion kami.   


 

#HexagonCity

#Hexagonia

#Character to Nation

#KuliahBundaProduktif 

#InstitutIbuProfesional

Selasa, 20 Oktober 2020

JurnalHexagonia-Zona Passion Pekan 1

Penumpukan sampah di area penyimpanan sampah sebelum diangkut ke TPA, mengakibatkan warga menyampaikan keluhan, warga terdekat dari area penumpukan tidak mau membayar iuran sampah bulanan karena merasa terganggu dengan bau sampah. Mereka bilang akan bayar iuran sampah apabila bau sampah sudah tidak mengganggu mereka lagi. 

Sementara warga yang tidak merasakan bau sampah, mereka merasa telah membayar iuran sampah maka kewajiban mereka telah tunai dilaksanakan. Mereka menuntut pengelola untuk mengatur semua, sementara mereka sendiri tidak bertanggung jawab terhadap sampah yang mereka hasilkan.

Kejadian di atas terjadi di perumahan tempat tingga kami. Beberapa bulan ini saya mencari solusi, mulai dari diri sendiri. Saya membuat eco enzym untuk sampah yang masih segar, telah beberapa kali panen dalam sekala kecil, dalam botol air mineral satu liter, lanjut dengan tempat bekas es krim ukuran delapan liter,lalu lebih besar lagi ember dengan kapasitas delapan belas liter, dan akhirnya sekarang ember dengan kapasitas seratus liter. Saya mulai mengajak tetangga untuk menyetorkan sampah segar ke saya.  

Saya memfasilitasi tetangga yang mau memilah sampah plastik, walau masih minim yang bersedia mengumpulkan hasil pilah sampah rumah tangga, dari sekitar dua ratus lima puluh warga, yang sudah bersedia menyetorkan sampah plastik masih hitungan jari. Saya tidak menyerah, perjalanan masih panjang. 

Sekarang saya mencoba membuat kompos, metode yang saya coba adalah komposter dan pelita. Berharap bisa membuat kompos dengan cara yang mudah dan cepat. 

Life Stage saya saat ini di mulai dari Passion for Service, melayani lingkungan sekitar, mencari solusi demi keberlangsungan alam. Dan Passion for Knowledge, karena saya harus mencari ilmu bagaimana caranya agar saya bisa menangani permasalahan yang ada di perumahan saya.

Life Stage berikutnya adalah Passion for People, perlahan-lahan mengedukasi tetangga tentang pentingnya menjaga lingkungan, mengasah kepedulian, menyadarkan bahwa sampah kita tanggung jawab kita.

Life Stage yang insyaAllah akan menjadi final dari perjalanan saya adalah Passion for Business, dimana saya bisa berbisnis dari sampah, mengais berkah dari sampah, kalau melihat dari banyak pengalaman orang lain, permasalahan sampah sangat potensial menjadi sumber kehidupan banyak orang.

Saya tergabung di Co Housing Gabungan 9, kami ada sebelas orang. Tujuh orang dari kami tergabung dalam Sustainable living, empat orang lainnya dari bisnis dan financial. Projek kami bernama Ecopreneur Hexa City, project jasa seperti menyelenggarakan workshop atau seminar dan konsultasi. Namun tidak menutup kemungkinan dapat menghasilkan produk berupa barang atau tutorial.

Alasan mengapa kami memilih dan membuat project ini adalah: Bahwa setiap pembangunan kota harus memperhatikan keberlangsungan dan selaras dengan alam. Usaha untuk menjaga alam juga dapat meningkatkan kesejahteraan dan menjadi peluang dalam menambah penghasilan.

 


 #HexagonCity

#Hexagonia

#ProjectPassion

#KuliahBundaProduktif

#InstitutIbuProfesional

Selasa, 06 Oktober 2020

JurnalHexagonia-Pekan2

Pemilihan Umum di Hexagon City

Memilih calon kandidat walikota merupakan tahapan yang harus kami lewati, ada enam calon terpilih yang semua memiliki visi dan misi inspiratif, Masing-masing calon menawarkan program kerja yang tersusun rapi. Profile calon yang keren-keren. 

Seperti layaknya pemilu, calon-calon di perkenalkan, masing-masing memaparkan program kerja masing-masing, ada kampanye terbuka, kampanye ke region-region, dan yang tak kalah hebat ada pula debat calon. 

Teringat pemilu presiden tahun lalu, pendataan nama pemilih merupakan hal yang penting, sempat berkoordinasi dengan KPU untuk memverifikasi data warga komplek perumahan, sebagai salah satu pengurus diminta untuk bantu petugas karena menentukan hak suara masyarakat. Namun di Hexagon City data pemilih dengan mudah tersusun, karena rapihnya administrasi sejak awal terbentuknya kota.

Pemilu secara online, dibuka selama 24 jam, sudah mantap menetapkan pilihan calon yang akan di pilih, namun belum menyiapkan ID Card, masih belum menyematkan photo di ID Card. 

Di penghitungan cepat, calon yang saya pilih, mendapat suara terbanyak, semoga pilihan saya amanah dan dapat merealisasikan program kerja yang telah di rancang.

 


#HexagonCity

#Hexagonia

#KuliahBundaProduktif

#InstitutIbuProfesional